Teknologi yang membantu data lebih jelas dan mudah ditelusuri.

GIS, survei, pemetaan, dan WebGIS digunakan sesuai kebutuhan untuk membantu memahami lokasi, memeriksa data, dan memonitor informasi proyek secara lebih terstruktur.

Teknologi dipakai ketika memberi manfaat nyata.

Informasi proyek sering berasal dari berbagai bentuk: dokumen, tabel, peta, koordinat, foto, dan data instansi. Tantangannya bukan sekadar memiliki banyak data, tetapi membuat informasi tersebut saling terhubung dan mudah digunakan.

Karena itu, teknologi dipilih berdasarkan kebutuhan pekerjaan. Proyek sederhana tidak harus menggunakan seluruh perangkat atau sistem; proyek yang lebih kompleks dapat membutuhkan survei, analisis GIS, atau WebGIS untuk membantu pengelolaan data.

Menggabungkan referensi resmi dengan data proyek

Sumber data dipilih sesuai lokasi, ruang lingkup, ketersediaan, dan tujuan analisis.

01 Data Resmi

Referensi pertanahan, batas wilayah, tata ruang, kawasan, dan data sektoral dari sumber yang relevan seperti ATR/BPN, BIG, KLHK, ESDM, PUPR, atau pemerintah daerah.

02 Data Proyek

Data bidang, dokumen, daftar pihak terkait, status pekerjaan, dan informasi internal yang disediakan sesuai kebutuhan proyek.

03 Data Lapangan

Koordinat, hasil pengukuran, foto, dokumentasi, serta informasi aktual lokasi yang diperoleh melalui survei atau verifikasi lapangan.

Catatan Data

Data pihak ketiga digunakan sebagai referensi sesuai sumber dan kewenangannya. Analisis Borneo Geo Service tidak menggantikan keputusan, penetapan legal, atau dokumen resmi dari instansi berwenang.

Tiga cara teknologi membantu pekerjaan

Kapabilitas digunakan sendiri atau dikombinasikan sesuai kebutuhan aktual proyek.

01 GIS & Spatial Analysis

Membantu melihat posisi bidang, membandingkan lokasi dengan data referensi, serta mengidentifikasi hubungan atau potensi tumpang tindih spasial.

02 Survey & Mapping

Digunakan ketika diperlukan konfirmasi posisi, koordinat, topografi, citra UAV, atau pengecekan kondisi aktual di lapangan.

03 WebGIS & Data Management

Membantu pencarian bidang, visualisasi peta, keterkaitan dokumen, dan monitoring status data ketika volume informasi proyek cukup besar.

Dari data awal menjadi informasi yang siap digunakan

Alur dapat disederhanakan atau diperluas sesuai kebutuhan proyek.

01 Kumpulkan Dokumen, bidang, koordinat, dan data referensi
02 Susun Penataan, standardisasi, dan pemeriksaan awal
03 Verifikasi GIS, overlay, atau survei bila diperlukan
04 Sajikan Rekap, peta, laporan, atau monitoring digital
Data Consultation

Punya data proyek yang belum terstruktur?

Sampaikan jenis data, lokasi, dan tujuan penggunaannya. Kami akan membantu menentukan apakah dibutuhkan penataan data, survei, analisis GIS, atau sistem monitoring.